Borr Drilling Mengamankan Lebih Banyak Penawaran Rig. Permintaan Rig Meningkat.

Kontraktor pengeboran lepas pantai Borr Drilling telah memenangkan beberapa kesepakatan rig baru dan menunda pengiriman bangunan baru selama dua tahun.

Borr Drilling mengatakan dalam laporan kuartal keempatnya bahwa mereka memiliki 18 unit yang dikontrak dan berkomitmen untuk kontrak masa depan. Dalam laporan untuk kuartal sebelumnya, Borr mengklaim bahwa pihaknya akan sepenuhnya mengontrak 23 armada rignya pada tahun 2022 karena permintaan yang kuat.

Perusahaan tidak dapat memenuhi itu tetapi harapannya untuk tahun 2022 tetap sama karena masih mengharapkan permintaan yang tinggi untuk terus berlanjut.

Menurut laporannya, Borr bisa mendapatkan beberapa kesepakatan baru untuk armada jack-upnya serta kesepakatan perusahaan yang didahului dengan surat penghargaan. Yakni, perusahaan mendapat kontrak baru dari Wintershall Dea untuk operasi di Meksiko. Sesuai ruang lingkup kontrak, rig Ran akan digunakan mulai Agustus 2022 hingga Januari 2023. Rig Prospector 5 juga mendapat kontrak baru. Itu mendapatkan kontrak dengan Dana Petroleum dari Belanda dari April hingga Mei 2022.

Borr meresmikan kesepakatan untuk rig Idun, Groa, dan Natt setelah surat penghargaan untuk tiga jack-up. Idun akan bekerja untuk Petronas Carigali di Malaysia mulai Maret 2022 hingga Mei 2023. Groa akan mulai bekerja pada Maret 2022 untuk QatarEnergy di Qatar dan akan berlangsung selama dua tahun. Menurut laporan status armada, Natt sudah memulai kontraknya dengan Eni di Kongo bulan lalu dan akan tetap di sana hingga Januari 2023.

Pengebor juga mengkonfirmasi kesepakatan rig Norve dengan BW Energy di Gabon yang diumumkan pada Desember tahun lalu. Ini akan dimulai pada September 2022 dan berakhir pada April 2023. Sekarang dengan Vaalco di Gabon dan akan menyelesaikan pekerjaannya pada April 2022.

Pada bulan Februari, rig Mist dan Gerd mulai mengerjakan kontrak mereka masing-masing dengan PTTEP di Thailand dan Addax di Kamerun.

Dalam pernyataannya dalam laporan tersebut, CEO Borr Drilling Patrick Schorn mengatakan perusahaan masih berada di jalur untuk memiliki semua 23 rig yang tersedia di bawah kontrak pada akhir tahun 2022.

“Harga minyak saat ini dikombinasikan dengan keseimbangan pasokan dan permintaan minyak yang lebih ketat semakin meningkatkan pasar untuk pengeboran lepas pantai perairan dangkal. Juga menjadi semakin jelas bahwa pasokan rig yang siap bekerja dalam waktu enam bulan jauh lebih sedikit daripada yang diantisipasi pasar sebelumnya. Oleh karena itu, kami mempertahankan pandangan bahwa tarif harian akan meningkat berdasarkan aktivitas tender saat ini dan pasokan rig jack-up yang tersedia,” tambah Schorn.

Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan dari laporan tersebut adalah fakta bahwa Borr menunda tanggal pengiriman untuk lima rig yang baru dibangun di Keppel FELS dari tahun 2023 menjadi 2025. Lima rig yang dimaksud adalah Tivar, Vale, Var, Huldra, dan Heidrun.

Untuk menghubungi penulis, email [email protected]

Tinggalkan komentar