Kapal Heerema Raksasa Untuk Memasang Modul Ichthys

Kontraktor lepas pantai Belanda Heerema Marine Contractors akan menggunakan kapal Sleipnir miliknya untuk mengangkut dan memasang Booster Compression Module (BCM) seberat 4.800 ton di fasilitas pemrosesan pusat LNG Ichthys milik Inpex.

Kapal Sleipnir Heerema pertama-tama akan mengangkut Modul Kompresi Booster dari Indonesia ke Australia dan kemudian memasangnya di Fasilitas Pemrosesan Pusat Ichthys Explorer (CPF), yang terletak di lepas pantai barat laut Australia Barat, sebagai bagian dari pengembangan fase 2 LNG Ichthys.

Heerema akan mengangkut BCM dari halaman fabrikasi di Pulau Batam di Indonesia ke Lapangan Ichthys sebelum memasangnya dalam satu lift. Modul ini akan digunakan untuk memperluas dataran produksi lapangan.

BCM dibangun oleh McDermott. Perusahaan ini dipekerjakan untuk rekayasa, pengadaan, dan konstruksi modul kompresi booster pada November tahun lalu setelah menyelesaikan layanan FEED untuk itu.

Pekerjaan dilakukan oleh kantor McDermott di Perth, Kuala Lumpur, dan Chennai sedangkan fabrikasi akan dilakukan oleh perusahaan AS di Batam yard.

Proyek Ichthys Inpex adalah salah satu proyek LNG terbesar di sekitar. Terletak sekitar 135 mil lepas pantai Australia Barat dan 510 mil barat daya Darwin.

Lapangan ini mencakup area seluas sekitar 310 mil persegi di perairan sekitar 820 kaki. Ichthys diperkirakan menyimpan lebih dari 12 triliun kaki kubik gas dan 500 juta barel kondensat.

Menurut Heerema, proyek ini menambah catatan panjang perusahaan bekerja di perairan Australia, termasuk juga pekerjaan sebelumnya yang mendukung Ichthys LNG. Pada tahun 2020 misalnya, kapal Heerema Aegir berada di Australia memasang modul Pluto Alpha Woodside.

Heerema akan menggunakan Sleipnir untuk pengangkutan dan pemasangan modul. Kapal memiliki berbagai langkah keberlanjutan, termasuk penggunaan LNG pengurang emisi sebagai bahan bakar, yang berarti kapal menghasilkan 90 persen lebih sedikit NOx, 99 persen lebih sedikit SOx, dan 25 persen lebih sedikit CO2 dibandingkan dengan menggunakan minyak gas laut.

Kapal tersebut memiliki kapasitas angkat 20.000 metrik ton dan, oleh karena itu, memungkinkan untuk mengoptimalkan desain BCM karena kemampuan Sleipnir untuk memasang struktur dalam sekali angkat.

Heerema mengklaim bahwa tindakan ini mengurangi waktu yang diperlukan untuk penghentian platform, instalasi lepas pantai, dan durasi hook-up. Juga, efisiensi meningkat sementara risiko proyek diminimalkan.

Untuk menghubungi penulis, email [email protected]

Tinggalkan komentar