Upstream untuk Mendominasi Jumlah Proyek Inggris yang Akan Datang

Sektor hulu diperkirakan akan mendominasi hitungan proyek yang akan datang di Inggris selama empat tahun ke depan.

Itu menurut GlobalData, yang baru-baru ini menerbitkan prospek proyek minyak dan gas Eropa baru hingga 2026. Melihat Inggris pada khususnya, perusahaan menguraikan bahwa segmen hulu menyumbang lebih dari 70 persen dari total proyek yang mulai diantisipasi selama waktu itu.

Laporan terbaru GlobalData mengungkapkan bahwa 105 proyek diperkirakan akan mulai beroperasi di Inggris hingga 2026. Dari jumlah tersebut, proyek hulu diperkirakan menjadi yang tertinggi dengan 77, proyek midstream berada di urutan kedua dengan 22, dan proyek kilang berada di urutan ketiga dengan empat.

Di antara proyek produksi yang akan datang di Inggris, Rose Bank dijuluki sebagai “kunci” oleh GlobalData, yang menyoroti bahwa pengembangan tersebut akan memiliki total kapasitas produksi 121.000 barel setara minyak per hari. Perusahaan mencatat bahwa proyek tersebut akan membuka sumber daya minyak dan gas terbelakang yang signifikan dan berkontribusi pada keamanan energi Inggris.

Eropa secara keseluruhan diperkirakan akan menyaksikan 433 proyek untuk memulai operasi hingga 2026, menurut laporan tersebut, yang menguraikan bahwa, dari jumlah tersebut, proyek-proyek midstream akan mengambil proporsi tertinggi dengan 196 pembangunan, proyek-proyek hulu akan berada di urutan kedua dan menyumbang 147 pekerjaan, dan proyek petrokimia akan berada di urutan ketiga dengan 72 pembangunan.

“Di Inggris, hanya sektor hulu (ladang) yang terus menawarkan ruang lingkup yang signifikan untuk pengembangan,” Teja Pappoppula, seorang analis minyak dan gas di GlobalData, mengatakan dalam komentar yang dikirim ke Rigzone.

“Perairan dangkal Laut Utara terus memberikan peluang signifikan bagi investor dan merupakan area fokus untuk proyek produksi minyak dan gas mendatang di negara ini,” tambah analis GlobalData dalam pernyataan itu.

“Meskipun perlambatan yang disebabkan oleh Covid-19 pada tahun 2020, beberapa proyek baru sedang direncanakan di Laut Utara Inggris dan berpotensi untuk mengimbangi sebagian penurunan produksi di negara ini,” lanjut Pappoppula.

Pappoppula mencatat bahwa sebagian besar proyek produksi mendatang di Inggris masih dalam tahap kelayakan atau Front End Engineering Design (FEED).

“Prospek produksi minyak dan gas jangka pendek di Inggris bergantung pada keberhasilan pelaksanaan proyek-proyek ini, karena produksi dari beberapa ladang matang yang ada terus menurun karena mencapai siklus akhir masa pakainya,” kata Pappoppula.

“Akibatnya, jika proyek yang akan datang juga tidak berhasil maka produksi akan semakin menurun,” tambah analis GlobalData.

Pada bulan Maret tahun lalu, Equinor mencatat bahwa Rosebank sedang mengembangkan Rosebank, yang pada saat itu digambarkan sebagai ladang terbesar yang belum dikembangkan di Inggris. Pada Juni 2019, perusahaan mengatakan keputusan investasi akhir untuk Rosebank direncanakan akan diambil pada Mei 2022.

Untuk menghubungi penulis, email [email protected]

Tinggalkan komentar